Kegiatan ini mengajak para siswa untuk lebih dekat dengan sejarah dan budaya Kota Surakarta dengan cara yang seru, interaktif, dan pastinya nggak membosankan. Belajar sejarah jadi terasa hidup dan penuh cerita menarik!
Kegiatan keren ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta, Fakultas Ilmu Budaya Prodi Ilmu Sejarah UNS, serta Dinas Pendidikan Surakarta. Bersama-sama menumbuhkan rasa cinta sejarah sejak dini agar generasi muda makin bangga dengan budaya daerahnya!
Diselenggarakan pada Rabu, 29 April 2026 di SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta, acara ini disambut dengan penuh antusias oleh para siswa! Semangat, tawa, dan rasa ingin tahu mereka jadi bukti bahwa belajar sejarah bisa jadi pengalaman yang seru dan tak terlupakan!
Antusiasme siswa terlihat sejak awal kegiatan. Mereka aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dan menunjukkan ketertarikan terhadap topik yang dibahas.

Kepala SMP Muhammadiyah PK Solo, Muhdiyatmoko, menyebut kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menguatkan pembelajaran sejarah di sekolah. Ia menilai siswa perlu dibekali pemahaman sejarah yang baik.
“Dengan sejarah itu mereka akan lebih arif, lebih bijak dan bisa belajar dari pengalaman-pengalaman yang ada,” ujarnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta, Venessa Winastasia, juga menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut. Ia optimistis Gemas dapat memperluas wawasan siswa tentang sejarah.
“Saya melihat pemahaman anak-anak tentang sejarah masih di permukaan. Kegiatan ini diharapkan bisa memperluas literasi mereka agar lebih mendalam,” kata Venessa.
Melalui program ini, diharapkan siswa semakin mengenal sejarah daerahnya. Selain itu, mereka juga diharapkan memiliki rasa bangga terhadap budaya lokal yang dimiliki Kota Surakarta.